media

bannerbaruu3-news

bannerbaru1-media-rev

MODIFIKASI TOYOTA COROLLA TWINCAM SE LIMITED 1991
Written by Administrator    PDF Print E-mail
ph07

Siapa bilang engine swap perlu lapor polisi buat ngubah nomor mesin ? Coba Tanya Andi Tjarwadi, pemilik Toyota Corolla Twin-Cam SE Limited 1991. Niatnya mengganti mesin makin kuat ketika menemukan mesin 4A-GE dengan konfigurasi 20 katup. Pasalnya, blok mesin standar sama persis dengan mesin baru. “Nomor mesin lama masih bias dipakai kan ?”ujarnya tersenyum puas.

JALUR OLI

Rahasia ini didapatnya justru saat ia tidak sedang mencari mesin.”Waktu itu gue lagi mencari rem belakang cakram punya Twincam GTi. Eh, kebetulan obrolan berlankut soal engine swap,”ujar pria 31 tahun.

Dari obrolan itu, ia jadi tahu kalau ada mesin bagus yang basisnya tak jauh beda dengan mesin Corolla miliknya, yaitu 4A-GE yang memiliki 5 katup per silinder. Dapur pacu ini jauh lebih bertenaga, tetapi punya beberapa komponen yang mirip.

Biar lebih sip, pemukim daerah Cibinong, Bogor ini berkonsultasi dengan Taqwa SS, bos bengkel Garden Speed di Cilandak, Jaksel. Di sana, penjelasannya lebih detail lagi.”Blok standar Corolla sama persis dengan mesin yang baru,”jelas Taqwa. Kontan keluar ide kawin silang antara kedua mesin ini.

ph07bMesin pengganti didapat dari potongan kepala Toyota Levin. Jadi, seluruh peranti pendukung mesin sudah siap. Baik dari engine mounting, kabel-kabel, sampai computer mesin tersedia. Semua komponen ini pasti diperlukan mengingat masin aslinya masih mengandalkan karburator.

Sebenarnya, mesin ini bias langsung dinaikkan ke sasis Corolla. Tanpa banyak ubahan pula. Akan tetapi, Andi memikirkan efek sampingnya. Nomor mesin di STNK juga harus ikut diubah. Untuk, blok mesin lama masih bias dipakai.

Maski demikian, tetap perlu ubahan pada blok mesin. Mesin baru ternyata punya system pelumasan dinding silinder yang lain dengan blok standar. “Masing-masing liner siliner  disemprot oli dari bawah,” papar Taqwa.

Untuk itu, perlu rombakan kecil pada blok mesin. Tepatnya, membuat bypass jalur oli. Setelah dibor, lubang bypass itu kemudian dihubungkan dengan piipa berbentuk ‘L’ sepanjang 20 mm yang dicomot dari mesin baru. Pipa inilah yang bertugas menyemprot oli ke dinding silinder dari bawah.

Setelah menyiapkan blok mesin, tinggal menggabungkan komponen dari mesin baru. Mulai kruk as, piston dan setangnya, sampai kepala silinder. Semuanya pas, termasuk jalur oli dan water jacket.

Menghidupkan mesin juga gampang. Tinggal menyambungkan semua kabel yang terhubung dengan dapur pacu. Terus pasang aki dan putar kundi kontak. Brumm..

 
info@gardenspeed.com